Apa itu cantik?

Sebelumnya, apakah kamu pernah merasakan hal-hal dibawah ini..

  • Sering merasa selalu ada yang kurang?
  • Merasa tidak nyaman dengan penampilan?
  • Merasa kurang percaya diri dalam keseharian?
  • Sering merasa minder, membandingkan diri dengan perempuan lain?

Kalau iya, it’s okay. Nggak apa-apa kok, sekali-kali kita merasa seperti ini cukup wajar adanya karena kita ini manusia biasa yang memiliki perasaan. Namun, terlalu sering tenggelam dalam perasaan tersebut, bisa membawa dampak yang kurang sehat dalam kehidupan kita sehari-hari.

Bisa jadi kita jadi sering merasa cemas berlebihan, kurang percaya diri berhadapan dengan orang lain, terus-terusan membandingkan diri dengan orang, mencoba berbagai macam cara untuk “mempercantik” diri dari luar namun selalu merasa ada yang kurang. Hmm.. kedengerannya cukup mengganggu kan kalau seperti ini terus?

Saya percaya kedua hal ini, jika menyangkut apa itu cantik..

“When you feel good, you look good”
“When you look good, you feel good”

Menurut saya keduanya sama pentingnya. Apa yang kita rasakan dan bagaimana penampilan kita bisa berdampak satu sama lain. Namun, untuk pembahasan ini, saya akan fokus di inside-out dulu ya.

Jadi apa yang harus dilakukan pertama kali?

Mendefinisikan kembali makna “cantik

Seringkali definisi menggunakan standar yang mungkin kita sendiri belum tentu pas untuk diri kita, karena tanpa kita sadari kita menggunakan definisi yang ada di masyarakat secara umum, baik dari selebriti, Instagram, film, iklan dan lainnya.

Kita seringkali lupa bahwa setiap dari kita unik, dan bisa saja kita punya pemahaman yang berbeda mengenai apa itu cantik. Jadi, kita bisa mulai refleksi dari pertanyaan berikut?

  1. Apa makna “cantik” menurut diriku sendiri?
  2. Dimana posisiku dalam makna “cantik” tersebut?

Jawab pertanyaan ini dengan jujur, kamu juga boleh menuliskannya dalam jurnal kamu dan pastikan kamu benar-benar mendengarkan dirimu sendiri.

Lucunya, dari workshop yang saya fasilitasi tersebut, saya tidak menemukan definisi yang benar-benar dari fisik. Kebanyakan menjawab dengan ciri-ciri seperti berikut:

  • Cantik itu ketika aku merasa pede
  • Cantik itu kita sendiri yang rasakan, tidak perlu dari luar
  • Cantik itu menghargai dan mencintai diri sendiri
  • Cantik itu melakukan yang terbaik
  • Dan lainnya..

Loh kok, ternyata berbeda sekali dengan yang kita bayangkan. Bagaimana dengan kamu, apa itu “cantik” menurut definisi kamu sendiri?

Menghargai dan menerima diri sepenuhnya

Kadang kita lupa bahwa sebenarnya dengan segala kekurangan kita banyak sekali hal-hal yang kita sukai dalam diri kita. Hanya saja fokus kita selama ini banyak berada dalam yang kurangnya saya. Nah coba kita refleksi sedikit dengan pertanyaan ini..

  1. Kapan terakhir kali aku mengucapkan “terima kasih” kepada diriku sendiri?
  2. Kapan terakhir kali aku menerima pujian dari orang lain tanpa rasa sungkan, ataupun mengurangi?

Kemudian, yuk kita tulis 10 hal (minimal) yang kita sukai dari diri kita. Bisa berupa ciri-ciri fisik, maupun dari kepribadian kamu.

Misalnya, saya pribadi sangat menyukai senyum saya (banyak yang bilang senyum saya cantik, cie…), saya juga suka sifat saya yang suka belajar, penuh rasa sayang, suka membantu orang lain dan lainnya.

Saya yakin kamu akan kaget melihat ternyata banyak sekali hal-hal positif dari dirimu..

Selanjutnya, yuk kita belajar juga menerima hal-hal baik yang sudah terjadi dalam hidup kita. Seiring berkembangnya teknologi media sosial, seringkali kita terjebak pada perasaan membandingkan diri kita dengan orang lain. Dalam hati kita terus-terusan merasa iri, walaupun kita tidak mau mengakuinya.

Coba kita refleksi dengan menjawab 2 pertanyaan ini?

  1. Dimana area dalam hidupku aku selalu merasa kurang? Apakah benar?
  2. Hal-hal apa yang ingin aku ubah dalam hidupku? Apa yang bisa aku lakukan?

Untuk menggeser perspektif kita terhadap kekurangan diri kita, yuk coba kita tuliskan 10 hal positif atau hal yang kita sangat sukai yang sudah ada dalam kehidupan kita.

Sebagai contoh, saya sangat menyukai pekerjaan saya, saya senang sekali memiliki teman-teman yang sangat suportif, saya senang sekali menyiram tanaman saya di pagi hari, saya juga senang sekali bermain piano dan berdansa di akhir pekan, dan banyak lainnya…

Tidak perlu hal-hal besar, bisa jadi ternyata hal-hal yang memberi kita kebahagiaan adalah hal-hal kecil dalam hidup kita. Bagaimana dengan kamu?

Semoga tulisan ini bisa membuat kamu lebih mencintai diri kamu dan kehidupanmu ya. Dan saya juga percaya kamu cantik adanya.

Saya percaya cantik itu mencintai diri kamu seutuhnya.

“You can search throughout the entire universe for someone who is more deserving of your love and affection than you are yourself, and that person is not to be found anywhere. 

You, yourself, as much as anybody in the entire universe, deserve your love and affection.”

– Sharon Salzberg –

With so much love,
Coach Inuk ❤️


*header image by Pexels.com

One response to “Apa itu cantik?”

  1. Ayu smpe bisa meresapi hal ini dan banyak merenung miss inuk ♥️ 🤗 love universe love ayu love my life

    Like

Leave a comment

Stay connected and be the first to know!

Makes your inbox happy and read my fresh new article every week (plus, some personal stories inside)! 🍵

Processing…
Success! You're on the list.