Kita semua paham bahwa memiliki rutinitas pagi yang sehat itu baik. Saya pribadi sangat menyukainya karena di waktu inilah waktu saya untuk memulihkan diri dengar berbagai aktivitas yang sangat saya sukai (mm, hampir semua deng! hehe..). Pagi adalah waktu dimana saya bisa memulai hari dengan lebih baik dan penuh energi.
Kita semua ingin mengubah kehidupan kita menjadi lebih baik, disinilah mengapa perubahan-perubahan kecil itu menjadi penting karena inilah yang akan membawa transformasi besar seiring berjalannya waktu. Jadi, kenapa kita tidak memulai hari dengan sesuatu yang baik?
Saya pribadi sudah membangun rutinitas atau kebiasaan pagi saya beberapa tahun terakhir, dan inilah yang banyak membawa perubahan besar ke dalam hidup saya. Namun, jujur dalam perjalanannya, saya mudah bosan dan lama-lama mengganggap hal ini jadi “tugas” saja yang yang harus diselesakan, bukan sesuatu yang ditunggu-tunggu atau dinikmati. Tapi akhirnya… saya menemukan “yang paling pas”.
Dalam perjalannya, rutinitas pagi saya sudah berevolusi, dan hari ini saya ingin berbagi bagaimanya caranya untuk membuat rutinitas yang personal untuk dirimu. Dan saya yakin, kamu akan suka banget!
Let’s go..
#1 Siapkan waktu khusus
Saya menyisihkan waktu sekitar 1- 2 jam setiap pagi, saya bersyukur punya kebebasan watu. Biasanya saya mulai pukul 7 pagi.
Namun demikian, saya paham sekali kalo buat kamu bisa jadi tidak cocok, apalagi kalau kamu harus pergi bekerja pagi-pagi sekali atau harus mengurus keluarga terlebih dahulu. Tapi.. saya tetap merekomendasikan untuk menyisihkan waktu, bisa dimulai dari 15-30 menit saja. Kalau sulit, bagaimana kalau bangun sedikit lebih pagi?
#2 Kuncinya: keheningan and bergerak
Rutinitas pagi terbaik melibatkan 2 aktivitas yaitu hening (stilness) dan bergerak (movement), kamu bisa memilih apa saja yang kamu suka.
Aktivitas hening misalnya bisa dengan berdoa, meditasi atau menulis jurnal. Sedangkan untuk bergerak bisa sesimple stretching, berdansa, olahraga, jalan pagi, atau strength training. Pastikan kedua elemen tersebut ada, baik aktivitas hening atau bergerak.
#3 Buat “menu” khusus untukmu
Ini bagian favorite saya, hehe.. Daripada fokus melakukan hal yang sama setiap hari, saya membuat “menu” atau daftar aktivitas yang saya sukai untuk dimasukkan dalam rutinitas pagi. Kamu tidak perlu ikutin siapa-siapa, buat menu yang khusus untuk kamu. Bagi saya metode ini efektif sekali untuk mengatasi rasa bosan, dan jadinya lebih menyengkan!
Setiap pagi saya bertaya pada diri saya “pagi ini mau melakukan yang mana ya?” terus, tinggal pilih deh. Serunya lagi, kamu tidak perlu melakukan semua, pilih 2 atau 3 hal saja dari daftar tersebut. Selama ada elemen “hening” dan “bergerak” itu ok! Kamu bisa terus menambah daftar menu kamu bahkan sampai aktivitas yang menantang juga.
Seiring berjalannya waktu, kamu akan membangun rutinitas pagi yang paling cocok untukmu. Dan bisa jadi semakin kamu suka, semakin lama dan seru juga rutinitas pagimu!
Kalau kamu penasaran ada apa aja di menu saya, ini dia.. (panjang! hehe)
Aktivitas hening
- Berdoa – buat saya ini sholat Subuh, jadi wajib 🙂
- Meditasi – setelah bertahun-tahun mempraktekkan meditasi, lama-lama jadi semakin singkat dan mudah untuk saya, cukup 5-10 menit saja. Saya melakukannya setiap pagi. Tips: Kalau kamu tertarik, kamu bisa download meditation tracks saya gratis.
- Bermain piano– Hmm.. saya anggap ini aktivitas hening juga ketika saya hanya berbain piano, bukan latihan. Tapi ini sangat fleksibel, saya bsia melakukannya kapan saja.
Aktivitas bergerak
- Berdansa – Ketika saya tidak berdansa dengan komunitas, biasanya saya dansa sendiri di rumah. Saya bisa latihan swing dance dari video YouTube video, atau dance workout dari Bodygroove (I love this one a lot, best investment I made!). Baru-baru ini saya bahkan berdansa secara intuitif dengan Bridgeton playlist di Spotify, seru banget. Saya lagi suka banget berdansa, bisa 3-4 kali seminggu.
- Strength training – Sudah delapan bulan terakhir saya memiliki health coach, dan ini benar-benar membawa perubahan besar pada kesehatan saya. Tiga bulan terakhir ini kita fokus strength straining, dan harus 3x seminggu! Awalnya berat, tapi lama-lama saya menikmatinya.
- Berlatih Qi Gong – Saya sudah berlatih Qi Gong sejak pertama kali belajar di Mindvalley dua tahun lalu dan belum berhenti sampai sekarang. Rasaya enak banget di badan, dan teras energinya. Saya berlatih 1-2x seminggu.
- Jalan pagi – Di salah satu hari, saya menyempatkan untuk jalan pagi di sekitaran komplek area apartemen saya dan juga di taman kecil dekat situ. Saya suka sekali dekat dengan alam, rasanya seperti merawat jiwa.
Bonus: Pagi adalah waktu yang sangat baik juga untuk kita belajar hal baru. Mau dari YouTube, baca satu halam buku, atau mengambil kursus online. Bisa juga meneulis jurnal di pagi hari (tapi kalau saya pribadi, saya sudah pindahkan ke malam hari, hehe).
Kelihtannya banyak sekali? sebenarnya tidak, kalau dipikir-pikir, ini adalah menu dan saya sudah mengembangkan menu ini beberapa lama. Saya tidak melakukan semuanya dipagi hari, saya cuma pilih yang rasanya cocok aja setiap paginya.
Dan juga, jangan lupa untuk mendengarkan tubuhmu. Kalau sedang cape atau sakit, tidak usah dipaksakan, pilih yang paling mudah saja atau istirahat. Untuk saya pribadi, Qi Gong paling cocok ketika saya sedang tidak enak badan.
#4 Have fun!
Terakhir, keep it simple and easy for you. Pilih aktivitas yang benar-benar kamu suka sebelum menambah aktivitas lain yang lebih menantang.
If you are new to a mourning routine, know that you can do it and I believe in you.
If you are happy with the one you have, keep going, I’m proud of you!
Have a positive and energizing week! 🔥❤️

With love,
Coach Inuk
Ps . I’m on a mission to help you create the most fulfilling extraordinary life you love. So when, you’re ready:
👉 Transform your life dramatically with my coaching program or
👉 Find out how my executive coaching program helps you to create an extraordinary professional and personal life, atau baca dalam Bahasa Indonesia
👉 Learn to love yourself unconditionally and find your purpose to create a fulfilling life through my life-coaching program, atau baca dalam Bahasa Indonesia

Leave a comment