Happy October! ❤️
Saya menulis ini di Surabaya (1/10) karena semalam saya hosting acara komunitas. Saat ini sebenarnya saya sedang mengalami sesuatu yang mungkin beberapa orang bilang “mimpi buruk”. Tapi, saya akhirnya memutuskan untuk melihatnya dari kacamata yang berbeda.
Saya ceritakan ya..
Saya tiba di Surabaya ini kemarin. Tidak butuh lama persiapan trip ini karena makin kesini saya traveling lebih intuitif saja. Saya tidak lagi membuat perencanaan heboh. Untuk trip kali ini, saya booking tiket dan hotel hanya dua hari sebelumnya, hehe..
Apa yang saya alami
Jadi, saya memilih hotel ini sesimpel karana lokasinya yang tidak jauh dengan tempat acara, dan harganya juga lumayan murah. Ukuran hotelnya medium, dan suasananya kayak di rumah, lihat gambarnya di internet bagus sih.. Tapi begitu saya sampai, tidak butuh waktu lama untuk saya menyadari bahwa..
- Wangi pengharum kamar terlalu kuat, saya tidak suka sama sekali. Dan malamnya, banyak nyamuk dong..
- Sedang ada renovasi dan konstruksi di hotel ini. Siang hari jadi berisik sekali karena pembangunan ini
- Entah kenapa saya bersin dan batuk-batuk kalau AC dinyalakan.
- Tadi pagi saya turun agak siang untuk sarapan (jam 9an, padahal tutupnya jam 10)., dan saya mendapat makanan di resto sudah hampir habis semua. Akhirnya mere mengisi kembali salah satu lauknya. Dan.. ga usah tanya rasanya ya
- Dan.. banyak lagi lainnya..
Saya sempat sangat kecewa dengan keadaan ini. Rasanya saya ingin teriak dan bikin aftar panjang komplan ke hotel ini. Saya juga jadi mulai menyalahkan diri sendiri “kenapaaa.. ga persiapan lebih panjang? Kenapa juga nggak tanya-tanya dulu sebelum memutuskan booking hotel?. Rasanya saya menderita sekali..
Namun kemudian, saya berhenti sejenak..

Memilih pengalaman saya
Sebelum saya terbawa lebih dalam di perasaan negatif ini, akhirnya saya bisa “menangkap” diri saya. Saya sadar bahwa pengalaman saya tidak harus menjadi buruk dan menyedihkan.
Saya mengingatkan kembali diri saya bahwa apa yang kita alami itu hakikinya tergantung bagaimana kita mengalaminya. Artinya, semua terserah kita bagaimana kita mau mengalami pengalaman hidu kita.
Saya bisa memilih. Sesederhana itu.
Jad saya putuskan untuk mengalaminya dengan berbeda. Saya memilih untuk melihatnya dalam perspektif yang berbeda. Tiba-tiba, rasa syukur yang amat dalam membanjiri..
- Saya bersyukur atas kebaikan staf-staf hotel ini..
- Saya bersyukur ada Netflix di kamar saya ~ dan ukuran TV-nya besar loh! Saya tidak berlangganan Netflix karena alasan probadi, tapi ya sekali-sekali senang kalau ada. Jadi saya bisa nonton film komedi romantis favorit saya di malam hari, hehe..
- Begitu kamar cukup dingin, saya matikan AC dan pake Autan alias penolak nyamuk, hehe.. Saya tidur nyenyak sekali tadi malam, dan saya perhatikan ternyata kasurnya nyaman banget..
- Ada live accoustic tadi malam, saya sangat menikmatinya. Bahkan mereka mainkan lagu request saya, Heaven by Bryan Adams.
- Dan, masih banyak lagi..
Saya tidak bisa mengubah pengalaman eksternal saya, tapi pastinya saya bia mengubah bagaiman saya mengalaminya secara internal.
Dan bagian terbaiknya, saya punya banyak waktu! Saya bisa memilih bagaimana saya mau menjalani hari saya. Saya bahkan bisa aja tidak kemana-mana kalau saya mau. Saya juga jadi banyak membaca, buku yg dibawa ini the Unthered Soul dari Michael Singer. Senang rasanya bisa menggunakan lebih banyak waktu untuk membaca.
Dan juga, disinilah saya sekarang, menulis artikel ini di Starbucks terdekat, merasa kreatif dan terinspirasi.
Life is good. If we choose it to be.
Hidup itu baik. Jika kita memilih seperti itu.
Jadi, bagaimana kamu mau mengalami minggu ini ?
Harapan saya untuk kamu adalah setiap kamu menemukan diri kamu dalam perasaan negatif karena pengalaman eksternal kamu, kamu bisa mengingatkan kembali diri kamu bahwa kamu bisa memilih bagaimana kamu mengalaminya.

We live in a world of thought, but we think we live in a world of external experience..
Michael Neill
Have a beautiful week full of gratitude! ❤️
With love,
Coach Inuk
Ps . I’m on a mission to help you create the most fulfilling extraordinary life you love. So when, you’re ready:
👉 Transform your life dramatically with my coaching program or
👉 Find out how my executive coaching program helps you to create an extraordinary professional and personal life, atau baca dalam Bahasa Indonesia
👉 Learn to love yourself unconditionally and find your purpose to create a fulfilling life through my life-coaching program, atau baca dalam Bahasa Indonesia
*stock photo by Pexels

Leave a comment