Menjejak ke bumi

Beberapa waktu ini saya sedang merasa tidak “menjejak”, rasanya seperti gelisah, dan tidak fokus.. pokoknya nggak enak. Saya tidak yakin kenapa. Padahal sepertinya saya sudah melakukan berbagai hal yang membuat saya merasa lebih “menjejak” seperti meditasi dan olahraga, tapi kok rasanya tetap “melayang”.

Saya perhatikan lagi, sepertinya semakin lama saya semakin kehilangan koneksi ke bumi yang dipijak ini. Perasaan saya bilang ini karena saya semakin jarang menyentuh bumi secara harfiah, kaki telanjang saya.

Saya tinggal di gedung apartemen di lantai yang cukup tinggi dan belakangan saya memang jarang keluar. Karena beberapa waktu ini saya sedang mengalami sedikit masalah kesehatan dampak dari polusi, saya jadi membatasi diri saya keluar.

Saya tidak lagi jalan pagi, atau berlatih Qi Gong di luar. Banyak kegiatan harian saya menjadi lebih banyak di dalam ruangan. Saya pikir ini akan membantu memperbaiki kesehatan saya, ternyata kelihatannya malah terbalik.

Sepertinya saya kehilangan koneksi saya dengan Ibu Bumi.

Beberapa waktu lalu seorang teman membagi video dokumenter di YouTube ini mengenai grounding atau earthing, dengan penjelasan dari perspektif sains.

Video ini pada dasarnya menjelaskan fenomena sains bagaimana kita bisa menyembuhkan diri kita dengan melakukan hal yang paling simple, yaitu berdiri dengan kaki telanjang di bumi.

Saya tersentuh sekali, khususnya pada cerita seorang ibu yang juga adalah dokter, yang menyembuhkan anaknya dengan grounding. Kalau kamu seorang Ibu, saya sangat menganjurkan kamu untuk menonton video ini sampai selesai.

Ah, seperti ada lampu menyala di kepala saya. Oh, jadi mungkin ini penyebabnya saya malah bolak balik sakit dan merasa tidak “menjejak”.

Saya kehilangan koneksi dengan Ibu bumi.

Menurut dokumenter tersebut, lebih dari 20 studi menunjukkan bahwa grounding atau earthing bisa mengurangi inflamasi.. salah satu proses biologi internal yang menyebabkan berbagai penyakit kronis.

Saya juga pernah baca dari berbagai sumber kalau manfaat grounding diantara adalah memperbaiki tidur, mengurangi rasa sakit, menghilangkan stress dan juga sirkulasi darah yang lebih baik.

Jadi, ya saya lebih yakin sekarang. Bukannya skeptis sih, saya selalu suka grounding atau pergi ke alam, cuma saja saya tidak terlalu paham pentingnya melakukan secara rutin bahkan setiap hari!

Pelan-pelan saya mulai menambah aktivitas grounding saya, seperti jalan di taman hijau area apartemen saya tanpa alas kaki, atau kalau sedang di rumah orang tua saya pergi kemana-mana “nyeker”. hehe.. Saya juga menyempatkan pergi ke Puncak minggu lalu dan menghabiskan banyak waktu di alam tanpa alas kaki atau duduk di rerumputan.

Saat saya menulis ini, saya sudah kembali ke Jakarta, dan jujur saya merasa jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Saya merasa lebih menjejak” dan sehat, dan saya juga berjanji pada diri saya untuk lebih sering grounding, tidak hanya secara energi tapi juga secara fisik.

Have a beautiful grounded week! ❤️

With love,
Coach Inuk


Ps . I’m on a mission to help you create the most fulfilling extraordinary life you love. So when, you’re ready:

Leave a comment

Stay connected and be the first to know!

Makes your inbox happy and read my fresh new article every week (plus, some personal stories inside)! 🍵

Processing…
Success! You're on the list.