Sebagai seorang personal growth nerd, saya menyukai semua tentang dunianya. Saya tidak hanya menyukai aspek psikologi dari pengembangan pribadi namun juga aspek spirtualitasnya, termasuk semua ya “woo woo” dari mulai manifesting, law of attraction, energy work, mindfulness dan lainnya. ✨
The thing is I also love science! Saya percaya spiritualitas dan sains tidak terpisahkan. Apapun bisa di jelaskan dari sisi sains, namun terkadang memang ada jeda waktu untuk catch up.
Salah satu topik yang paling sering dibicarakan adalah mengenai manifesting atau manifestasi – intinya bagaimana kita memanifestasi apa yang kita inginkan dalam hidup menjadi kenyataan. Banyak sekali guru atau buku yang mengajarkan tentang teknik manifestasi dari mulai afirmasi, vision board sampai meditasi.
Namun, saya selalu penasaran dengan sains di belakangnya. Dr. Joe Dizpensa dan Dr. Tara Swart adalah beberapa figur favorit saya yang dapat menjelaskan manifestasi dengan sangat sederhana dari perspektif sains.
Saya pribadi suka banget sama dr. Tara! Dia adalah neuroscientist terkemuka no.1 di dunia dan dia banyak berbicara mengenai neuroplasticity atau neuroplastisitas– yaitu sains di balik manifestasi.
Jadi apa itu neuroplastisitas?
Menurut dr. Tara (dan sedikit AI untuk meringkasnya), singkatnya:
- Neuroplastisitas itu seperti kekuatan super bagi otak kita. Artinya, otak kamu dapat berubah dan tumbuh, bahkan saat dewasa. Mirip seperti otak kita yang mampu mempelajari trik baru.
- Misalnya, jika kamu mulai mempelajari bahasa baru, otak kamu akan membuat koneksi baru untuk membantu kamu memahami dan berbicara dalam bahasa tersebut. Atau, jika kamu berlatih memainkan alat musik, otak kamu akan menjadi lebih baik dalam mengendalikan jari-jari Anda dan memahami musik.
- Jadi, pada dasarnya, otak kamu sangat fleksibel dan dapat beradaptasi dengan hal-hal baru. Mirip seperti otot yang semakin kuat saat kamu semakin sering menggunakannya!
Bagaimana neuroplastisitas dapat mengubah kehidupan kita?
Nueroplasisitas memainkan peran penting dalam bagaimana belief system atau sistem kepercayaan kita membentuk realitas kehidupan kita. Cara kita mengubah realitas kita – berasal dari cara kita memandang dan bertindak terhadap kehidupan kita sekarang, dan kehidupan yang ingin kita ciptakan. Kira-kira seperti ini,
- Belief atau keyakinan kita menciptakan jalur saraf di otak kita. Jalur ini seperti jalan yang menuntun pikiran, perasaan, dan tindakan kita.
- Semakin kita berpikir atau bertindak sesuai dengan keyakinan tersebut, semakin kuat jalur saraf ini. Hal ini memudahkan otak kita untuk secara otomatis berpikir dan berperilaku dengan cara tertentu.
- Jika kita mengubah keyakinan kita, kita dapat mengubah jalur saraf ini secara bertahap. Ini berarti kita dapat mengatur ulang otak kita untuk berpikir dan berperilaku secara berbeda.
- Dengan begitu, kita mulai melihat kehidupan secara berbeda, kita mengambil tindakan secara berbeda, dan kita bisa menangkap lebih banyak kesempatan dalam hidup. Realitas kehidupan kita berubah, ketika kita mulai secara aktif menciptakan kehidupan kita.
Keren banget ya?
Saya suka menonton wawancara Dr. Tara! Dia telah diwawancarai di banyak podcast dan saya selalu tonton (saya bisa menghabiskan 2 jam nonton dia! hehe). Ada begitu banyak informasi yang kaya dan menakjubkan. Kalau amu ingin menyelami lebih dalam dan fokus pada manifestasi, berikut ini salah satunya:

Jadi, apa yang kamu ingin manifestasikan dalam hidup?
Silakan berbagi ya.
My wish for you do whatever it takes to manifest your dreams into reality. You are meant to thrive, not just survive.
And if you ever need my support, I’m here for you. ❤️
Have a fantastic week! ✨

With love,
Inuk
P.S. There’s still limited spots left for 1-on-1 Executive Coaching Program for you who are ready to elevate your professional and personal development to a new height. Book your free consultation call today!
Not sure coaching is for you? Read my clients’ stories

Leave a comment