Sukses adalah sebuah istilah yang cukup umum kita gunakan dalam mengukur pencapaian kita dalam kehidupan. Dari kecil sepertinya kita selalu diajariuntuk mengejar sukses, baik itu dalam kehidupan personal maupun profesional. Definisi sukses sendiri sangat beragam, dan seringkali diturunkan dari lingkungan keluarga dan sosial secara umum.
Namun, apakah kita pernah bertanya definisi sukses untuk diri kita sendiri? Jika sudah, apakah kita pernah meng-update definisi tersebut secara berkala?
Definisi umum sukses
Dalam kehidupan saya pribadi, saya merasa hampir seluruh hidup saya mengejar “sukses” namun tidak pernah memikirkan apa artinya untuk saya. Beberapa definisi sukses yang umum yang dahulu saya kejar seperti..
π Masuk sekolah dan universitas negri yang bergengsi
π Bekerja di perusahaan besar dan terkenal, berkarir untuk mendapatkan posisi yang tinggi dan gaji yang besar
π Menikah dan berkeluarga sebelum umur tiga puluh
π Punya wajah atau tubuh seperti salah satu selebriti
π Memiliki cukup uang untuk membeli mobil, tanah dan properti
π Bisa makan di tempat-tempat yang lagi hits, traveling ke berbagai tempat di dalam negri ataupun luar negri, nonton konser musisi kesayangan
π Punya passive income yang besar, dan mencapai financial freedom di usia tertentu
Dan tentu saja, saya tidak mendapatkan semua.
Apakah salah definisi ini? Well, tentu saja tidak. Semua baik adanya. Namun seringkali kita terjebak kepada definisi “sukses” tersebut dari sisi materi saja, atau sesuatu yang tampak kelihatan. Bukan pada makna “sukses” itu sendiri.
Apakah kita pernah bertanya lebih dalam kepada diri kita, apa sebenarnya apa yang kita cari kalau kita mendapatkan itu semua? Pertanyaan ini sering saya tanyakan ke client-client saya. Melalui proses eksplorasi yang cukup panjang biasanya jawabannya akan berakhir pada satu tema seperti “saya ingin merasa bahagia, atau tenang dan damai”.
Jadi apakah kita mengejar materi, atau perasaan yang diharapkan muncul ketika mendapatkan materi tersebut? Materi sejatinya adalah salah satu alat untuk mendapatkan pengalaman yang memberikan potensi untuk kita mendekatkan kebahagiaan lebih.
Saya juga jadi menyadari kenapa orang tua kita mengajari kita seperti itu, sebenarnya sederhana saja, mereka ingin kita bahagia tanpa kekurangan apapun. Saya berterima kasih kepada orangtua saya yang mendidik saya dengan cara terbaik yang mereka tau. Namun, pada akhirnya saya juga menyadari seringkali fokusnya lebih banyak ke cara mendapatkannya dengan materi, bukan pada kesadaran akan makna kebahagiaan itu sendiri.
Mendefinisikan kembali apa itu sukses
Saya sadar setiap orang ingin bahagia dan damai, sayapun begitu. Namun kalau kita menyadari bahwa ini adalah tujuan akhirnya, kesadaran akan membuka mata kita kepada tujuan sukses yang lebih terbuka. Pertanyaan selanjutnya yang mengikuti bisa jadi..
β Bagaimana kita bisa mulai bahagia hari ini? Apakah kebahagian kita harus ditentukan oleh materi dan faktor eksternal?
β Siapa saja orang-orang dalam hidup yang menambah kebahagiaan kita?
β Hal-hal apa saja yang membuat kita lebih bahagia dan damai?
β Pengalaman hidup apa yang membuat kita lebih bahagia?
β Bagaimana kita bisa terus bertumbuh dalam perjalanan hidup dan menjalaninya dengan penuh kedamaian?
dan seterusnya…
Kadang jawabannya bisa sangat sederhana, dan juga lebih kompleks. Saya menemukan client-client saya memberi definisi yang beragam tergantung pada fase hidup yang sedang dihadapi, namun penuh kedalaman.
Sebagai contoh ragamnya, ada yang mendefinisikan kembali sukses adalah
β€οΈ Memiliki waktu lebih banyak dengan keluarga, khususnya anak
β€οΈ Bisa menjalankan hobi yang disukai
β€οΈ Bekerja sesuai dengan passion dan purpose
β€οΈ Terus bertumbuh dan mengembangkan diri
β€οΈ Lebih berkontribusi kepada masyarakat
β€οΈ Kesehatan yang optimal, bisa melakukan berbagai hal dengan mudah
β€οΈ Memiliki hubungan yang sehat dengan pasangan
β€οΈ Menjalani bisnis bertanggung-jawab yang memiliki dampak ekonomi di masyarakat
β€οΈ Kesempatan traveling ke berbagai tempat yang memperkaya jiwa,
β€οΈ Mendekatkan diri kepada Tuhan dan lebih spiritual, dan sebagainya…
Dan tentu saja, kita bisa terus update definisi ini dalam berbagai tingkatan kehidupan yang kita jalani.
Saya pribadi mendifinisikan sukses dengan sederhana.
Sukses adalah kedamaian hati.
Thriving or success is inner-peace.
Bagaimana dengan kamu? Apa definisi “sukses” untukmu?
May this post serves you.
With love,
Coach Inuk β€οΈ
Ps. Me and my parents π

Pps. Iβm on a mission to help you create the most fulfilling extraordinary life you love. When, you’re ready:
π Transform your life dramatically with my coaching program
π Find out how my executive coaching program (bahasa Indonesia) helps you to create an extraordinary professional and personal life
π Learn to Love yourself unconditionally and find your purpose to create a fulfilling life through my life-coaching program (bahasa Indonesia)
π Or, simply book a powerful coaching call here

Leave a reply to Ayu sukasari Cancel reply