Mencintai Diri dalam Melalui Tantangan Hidup

  • Ingatlah bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini. Permasalahan kamu, betapapun beratnya saat ini, hanya sementara. Perspektif ini dapat membantu kamuuntuk menemukan kedamaian di masa sekarang.
  • Bangun “ritual” untuk tetap membumi. Praktik sederhana seperti meditasi, berdoa, atau menulis jurnal dapat membantu kita untuk tetap fokus. Saat kamu merasa tersesat atau terputus, praktik tersebut dapat menjadi penyelamat kita untuk kembali kepada diri sendiri.
  • Berikan izin untuk dirimu untuk istirahat dan memulihkan tenaga. Tidak apa-apa untuk sedikit melambat dan meluangkan waktu untuk diri sendiri. Kamu tidak harus memaksakan diri. Beristirahat adalah tindakan mencintai diri sendiri, bukan tanda kelemahan.

Terkadang, di tengah persoalan, kita lupa bahwa self-compassion atau mengashi diri sendiri adalah alat yang paling penting.

Mencintai diri sendiri dalam melalui tantangan hidup bukan berarti berpura-pura semuanya baik-baik saja; melainkan berbaik hati kepada diri kita sendiri saat dalam proses bertumbuh. Artinya juga, menerima perasaan kamu tanpa perlu menghakimi. 🥹

Minggu ini, ketika kamu menemukan dirimu terjebak memikirkan sebuah masalah, berhenti sejenak dan tanyakan ke diri:

Bagaimana aku bisa lebih mengasihi diriku pada saat ini?

Bisa jadi, kamu mau jalan-jalan sebentar, minum teh hangat, atau sesederhana memberikan dirimu waktu untuk bernapas secara sadar.

Bagaimana dengan kamu?

My wish for you is that you navigate your challeanges with grace and come out the other side thriving more than ever

You are meant to thrive.

And if you ever need my support, I’m here for you. Always. ♥️

With love and gratitude,
Inuk

Leave a comment

Stay connected and be the first to know!

Makes your inbox happy and read my fresh new article every week (plus, some personal stories inside)! 🍵

Processing…
Success! You're on the list.