Idul Fitri, IKN and Meninggalkan Ruang Tunggu

Pertama-tama, Selamat Idul Fitri untuk teman-teman yang merayakan. Maaf lahir batin ya.. 🙏🏽

Lebaran tahun ini sangat menyenangkan. Saya merayakannya dengan keluarga dan teman-teman tersayang. Ramai seperti biasa hehe.. dan pastinya makan masakan Ibu yang paling enak sedunia itu highlight-nya!

Minggu lalu, saya dan keluarga mendadak jalan-jalan ke Balikpapan. Kita nggak merencanakan ini, tapi tiba-tiba kakak saya nelpon dan nanya, mau ke IKN (Ibu Kota Nusantara) nggak? Langsung saya jawab: MAU BANGET!

Akhirnya, kita terbang ke Balikpapan, dua jam aja dari Jakarta. Dan menuju IKN it sekitar 2 jam lagi naik mobil.

Berdiri di depan ibukota masa depan negara ini membuat saya banyak berpikir..

Saya jadi sadar, sebelum saya menjejakkan kaki di kota baru ini, saja juga sepertinya harus melakukan “konstruksi internal” diri saya.. 🥹

Sering kali kita berusaha membangun kehidupan baru, di mana kita masih terikat pada masa lalu. Kita membiarkan diri kita berada di “ruang tunggu”, berharap akan ada sinyal dari orang lain ataupun peristiwa yang sebenarnya tidak ada manfatnya lagi untuk ditunggu. Menggantungkan diri pada ekspektasi-ekspektasi yang mungkin tidak baik untuk kita.

Pagi itu, saya putuskan untuk keluar dari ruang tunggu itu. Saya menghapus foto-foto dan percakapan yang terkait dengan masa lalu. Tapi jujur, sebenarnya yang paling susah adalah, membersihkan “mental space” saya.

Saya menyadari bahwa terkadang hidup bukan hanya sekedar keberanian untuk melihat masa depa, tapi juga menutup pintu masa lalu.

Menerima apa yang telah berlalu, bersyukur dengan apa yang ada, dan tetap berharap yang terbaik untuk apa yang akan terjadi.

Gampang sih ngomongnya, jujur rasanya saya juga masih belajar setiap hari. Dan itu nggak apa-apa.

I am enough, and let me tell you, you are enough.

Adakah area dalam hidup kamu di mana kamu rasanya masih duduk di “ruang tunggu” berharap agar seseorang atau sesuatu berubah sebelum kamu melanjutkan hidup?

Mungkin ini waktunya untuk meninggalkan ruang itu.

My wish for you is that you can see things more clearly and find the courage to do what it takes to free yourself for the future you deserve.

You are meant to thrive.

And if you ever need my support, I’m here for you.

I’ve got your back.❤️

With love and gratitude,
Inuk

“Courage is the power to let go of the familiar.” — Raymond Lindquist


Leave a comment

Stay connected and be the first to know!

Makes your inbox happy and read my fresh new article every week (plus, some personal stories inside)! 🍵

Processing…
Success! You're on the list.