Mawar dan Duri

Beberapa waktu lalu saya menonton Rental Family (with Brendan Fraser) di Disney+. Saya suka sekali film-nya, sangat menyentuh dan sangat riil. Film ini benar-benar bisa menangkap sisi manusia yang “berantakan”, kompleks, namun juga indah, perasaan manusia yang sering kali kita sembunyikan. Menonton ini, saya tertawa dan menangis juga. Highly recommend, deh!

Ini jadi membuat saya berpikir mengenai ruang yang saya ciptakan bersama anggota komunitas Project Maven..

Duduk di tengah ruangan yang di penuhi dengan pemimpin wanita yang sangat luar biasa membuat saya tertegun. Mereka semua ini pintar, rendah hati, sangat terbuka dan luar biasa cantik luar dalam. Saya mengagumi setiap wanita di ruangan ini.

Kita terbiasa menunjukkan diri pada dunia “Mawar” kita, tapi disini kita sadari bahwa “Duri” adalah yang menyatukan kita. Bagian diri kita yang tidak keren, belum selesai dan sangat manusiawi.

Sebagai contoh, di momen ini, “Mawar” saya adalah pekerjaan yang saya cintai dan bangun penuh semangat di saat yang sama. Namun, tidak banyak yang tahu, “Duri” saya adalah menjalani itu semua di tengah grieving dan heartbreak. Hari-hari saya kadang terasa sangat berat..

Menjadi perempuan, atau manusia pada umumnya bukan tentang selalu menjadi kita. Tetapi juga keberanian kita untuk menjadi “berantakan” apa adanya di saat yang bersamaan. Di ruang komunitas ini, semua diperbolehkan.

Gathering ini jadi pengingat bahwasanya ketika kita berhenti untuk berpura-pura bahwa semua hebat, kita akan menemukan hubungan mendalam yang kita cari.

Silakan berbagi ya jika terpanggil, saya ingin mendengarnya.

And if you ever need my support, I’m here for you.

I’ve got your back.❤️

With love and gratitude,
Inuk

“We’re all just walking each other home.” Ram Dass


Leave a comment

Stay connected and be the first to know!

Makes your inbox happy and read my fresh new article every week (plus, some personal stories inside)! 🍵

Processing…
Success! You're on the list.