Author: Tri Nuraini
-
Belajar hidup lebih sehat dan ramah lingkungan

Halo, belakangan ini saya rajin ngomong soal gaya hidup ya sepertinya. hehe… Iya mungkin karena memang lagi seru-serunya. Sebelumnya saya sempat cerita soal hidup minimalis dan juga tentang mindfulness. Setelah mengenal kedua konsep tersebut, sebenarnya di satu sisi saya juga selalu berusaha menerapkan conscious living atau singkatnya, hidup lebih bekesadaran.
-
Mindfulness: belajar hidup lebih menjejak

Sebenarnya saya sudah lama sekali ingin menulis soal mindfulness ini, karena bisa di bilang hidup saya beberapa tahun terakhir ini cukup berubah semenjak saya mengenal mindfulness. Bukan berubah dalam artian saya menjadi orang yang sangat berbeda, tapi lebih ke arah banyak perspektif saya yang cukup bergeser dan bagaimana saya menyikapi hidup. Tentang perjalanan saya dan kenapa saya ada…
-
When life takes a turn

“Life is amazing. And then it’s awful. And then it’s amazing again. And in between the amazing and awful it’s ordinary and mundane and routine. Breathe in the amazing, hold on through the awful, and relax and exhale during the ordinary. That’s just living heartbreaking, soul-healing, amazing, awful, ordinary life. And it’s breathtakingly beautiful.”
-
Menyentuh kehidupan

Pagi ini sungguh indah, hujan turun dengan sejuknya menyentuh tanah. Saya ini penyuka hujan, kata di internet, bahasa kerennya pluviophile (ciye..). Saya duduk-duduk di teras rumah memperhatikan tetes-tetes air hujan yang turun berkejaran di temani secangkir besar teh hangat. Di sebelah saya Bapak asik membaca koran Poskota, dan si dua kucing peliharaan (kind of..) duduk-duduk…
-
Minimalis: belajar hidup lebih bijak

Inti dari hidup minimalis adalah bukan sekedar mengurangi barang-barang yang kita punya, tapi lebih ke arah hidup berkesadaran penuh yang di mulai dari mengurangi attachment atau keterikatan kita terhadap possesion atau rasa kepemilikan kita terhadap apa yang kita punya.
-
Silaturahmi di Eropa

Beberapa waktu yang lalu tepatnya pertengahan bulan Agustus saya memutuskan untuk pergi traveling sendiri ke Belanda (well, dan sekitarnya). Traveling kali ini jauh dari serius, tidak ada perencanaan yang luar biasa atau apapun. Saya membeli tiket pulang pergi Jakarta-Amsterdam kurang dari 2 bulan sebelum kepergian jadi cukup mepet untuk mengurus visa dan lain-lain.
-
Swimming in silence

Oh again, it’s been a while and I’ve been wanting to write this for quite a while. I went to Tabanan, Bali for a silent retreat couple of months ago, to search.. nothing. The place is where you can find more silence compare to any other places. A place where you are not encouraged to…
-
Tentang Rasa

Rasa itu ada mengikuti Sang Kala Dan berubah dalam perjalanan panjang Sang Kala Rasa itu.. Saat jemari mendentingkan tangga nada lagu pada piano kayu di negara penjajah Saat berbagi cerita dengan teman-teman yang selalu ada di hati Saat jiwa dan raga berdansa di akhir pekan dengan canda dan tawa Saat hati bekerja dengan laptop dan…

