Beberapa bulan terakhir ini, saya tuh lagi kepikiran banget pengen ke laut. Tidak terlalu dipikirin sebenarnya, tapi kok ya seperti terus memanggil di belakang pikiran.
“Momennya nggak tepat,”, “Budget-nya nggak ada”, “Nggak ada waktu, sibuk”, dan lain-lainnya, adaa aja..
Tapi belakang kok rasanya making keras suaranya. Minggu lalu, ketika online meetup dengan komunitas Project Maven, beberapa dari mereka bercerita tentang mereka baru aja balik dari pantai sama keluarga.
Nah, kok ya semakin kepikiran, “Ya Tuhan, beneran saya pengen ke pantai deh!”
Keinginan ada, tapi saya juga nggak bikin rencana apa-apa, hehe..

Bagian “mengizinkan”
Terus, entah dari mana, hari Sabtu pagi ada kehebohan di grup WhatsApp keluarga besar. Ternyata mereka mau pergi ke Anyer dong… naik bis.
Saya pikir, “Oke.. mungkin ini pertanda, pas banget. I’m comiiing!“. Keesokan harinya saya gabung, dan berangkatlah kita naik bus ke Anyer.
Nah, itu saya rasanya “mengizinkan” semesta untuk membawa keinginan saya ke pantai itu.
Tapi kenyataannya..
Jadi gini: manifesting sepertinya nggak selalu jalan mulus menuju momen yang sempurna.
Karena ini trip pulang-balik, alias sehari, akhirnya kita berhenti di pantauan umum. Jujur… rasanya jauh dari kata sesuai dari yang saya bayangkan. Pantai ini ramai sekali, berisik dan banyak yang merokok juga. Saya tidak terlalu menikmatinya.🥲
Saya duduk terdiam dan berpikir, “duh, ini bukan beach trip yang yang bayangkan sama sekali.”
Kemudian saya jadi malah berpikir kreatif..
Saya menyadari bahwa manifesting tidak selalu mengenai bagaimana kita mengizinkan sesuatu terjadi ke kita, tapi juga tentang bagaimana kita mengambil tindakan.

Bagian “mengambil tindakan”
Saya bukalah Google Maps, disitu saya lihat ternyata kita nggak terlalu jauh dari resort hotel yang bagus.
Akhirnya saya jalan kaki 20 menit ke sana dan menemukan area dimana ada kolam renang dan restorannya, menghadap ke pantai juga.
Enak banget di sana, rasanya adem, damai dan udaranya juga bersih. Akhirnya saya “nongkrong” di situ beberapa jam. Intensi saya juga adalah ingin melepaskan energi yang lama dan memeluk yang baru, dan sesimpel bernapas… 🌊
Ah, ini yang saya butuhkan. Alam, tapi yang kalem dan nyaman..
Akhirnya saya kembali ke keluarga saya sebelum waktunya pulang dengan hati yang penuh..
Jadi, bagaimana dengan kamu?
Adakah sesuatu dalam hidup kamu dimana kamu sudah mengizinkan untuk datang, tapi juga rasanya butuh kamu tetap ambil tindakan?
My wish for you is that you keep believing in your dreams—and then take the walk to meet them.
You are meant to thrive.
And if you ever need my support, I’m here for you.
I’ve got your back.❤️
With love and gratitude,
Inuk
Final Thought
“Manifestation is a dance between surrender and action.” — Missy Butcher
P.S. Are you tired of just waiting for your “signs” to turn into reality? If you have a strong desire for change but you’re finding it hard to take action, my Stuck to Thrive program is here to help you. Check out the details here.

Leave a comment