Jalan kaki ke Alfamart

Ketika menulis ini, saya sedang duduk di meja kerja baru saya (nanti ya ceritanya!). Saya jadi berefleksi tentang perubahan mood saya minggu lalu.

Jadi suatu hari kok saya ngerasa stuck banget ya. Mau ngapa-ngapain, termasuk kerja, kok rasanya nggak enak.

Untuk mengalihkan perhatian, akhirnya saya main game aja di hp. Dan walaupun saya suka banget ya sama game itu, rasanya nggak enak aja gitu. Ya, rasa nggak enak, kalau kebanyakan lihat layar.

Nah, di tengah otak yang berkabut ini, saya jadi ingat artikel dari Dr. Mark Hyman tentang pentingnya bergerak. Jadi, berjalan itu bukan hanya tentang pindah dari titik A ke titik B, tapi sebenarnya banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan dan umur panjang.

Ada 8 tipe berjalan yang bisa kita coba berdasarkan kebutuhan kita:

  1. The catch-up walk: Jalan berdampingan bareng teman. Obrolan biasanya mengalir jauh lebih alami dan mendalam dibandingkan saat duduk berhadapan di meja.
  2. The problem-solving walk: Lagi buntu mikirin ide atau keputusan? Jalan kaki bisa meningkatkan kreativitas secara signifikan dan membantu kamu menemukan solusi yang segar.
  3. The dog walk: Dua manfaat sekaligus! Hewan peliharaanmu bisa berolahraga, dan kamu pun tetap aktif sambil membangun kedekatan (bonding) sama mereka.
  4. The after-dinner walk: Jalan kaki singkat dalam waktu 30 menit setelah makan bisa membantu memperbaiki kadar gula darah dan meningkatkan kesehatan metabolisme.
  5. The mood-boosting walk: Lagi merasa stres atau jenuh? Jalan kaki singkat selama 5 menit saja sudah bisa menjadi mental reset yang alami.
  6. The multi-tasking walk: Masukkan aktivitas berjalan ke dalam urusan sehari-hari—seperti jalan kaki ke Alfamart, atau menerima telepon santai pakai headphones.
  7. The self-indulgent walk: Simpan audiobook atau podcast yang paling kamu suka hanya untuk didengarkan saat jalan kaki. Cara ini bakal bikin kamu selalu menanti-nanti waktu jalan kakimu!
  8. The mall walk: Cuaca di luar lagi buruk? Mall menyediakan lingkungan yang sejuk ber-AC dan bebas kendaraan untuk kamu menambah jumlah langkah kaki harian.
My cat, Jeje, is too lazy to walk lol

Okay kembali ke perasaan nggak enak itu. Akhirnya saya jadi berpikir, “oke, saya harus keluar nih, sekalian juga butuh beli beberapa hal, yuk ah jalan aja!”

Saya putuskan untuk jalan ke Alfamart terdekat. Nggak terlalu jauh, tapi juga nggak terlalu dekat. Pas untuk jalan yang lebih mindful.

Dan..hape juga saya tinggalin aja. Saya hanya bawa dompet dan tas belanja.

Saya jalan pelan-pelan aja, tidak buru-buru. Tidak ada notifikasi, tidak ada distraksi. Pas jalan balik, eh ya hujan! hahaha.. tapi saya menikmati sih, jadi lari sedikit, sampe rumah basah, tapi rasanya menyenangkan!

Jadi ingat terakhir kali saya kehujanan seperti itu waktu jogging pagi beberapa waktu lalu. Saya jadi berpikir, ternyata saya tidak pernah jalan kaki dengan intensi di tengah hari atau siang untuk disconnect.

Ternyata ini yang saya butuhkan.. ya jalan aja!

Jadi, kalau rasanya kamu merasa stuck, beneran deh, mungkin coba tinggalin aja HP di rumah, dan pergi jalan kaki 🙂

My wish for you is that whenever things feel a bit too heavy or loud, you find the space to just step outside and breathe.

You are meant to thrive.

And if you ever need my support, I’m here for you.

I’ve got your back. ❤️

With love and gratitude,
Inuk

“Walking is the best medicine.”
— Hippocrates


Leave a comment

Stay connected and be the first to know!

Makes your inbox happy and read my fresh new article every week (plus, some personal stories inside)! 🍵

Processing…
Success! You're on the list.