Tag: renungan
-
Manifesto: Kamu Ingin Menjadi Sosok Seperti Apa?

Saya ingin berbagi salah satu tools favorit saya yang saya pelajari dari salah satu Coach favorit saya, Rich Litvin, yang disebut Manifesto. Seringkali, kita memikirkan tentang apa yang ingin kita lakukan. Kita kurang meluangkan waktu untuk memikirkan ingin menjadi siapa kita. Saya percaya keduanya sama-sama penting. Membuat manifesto pribadi membantu saya memikirkan tentang ingin menjadi…
-
Belajar dari Elmo

Tidak terasa ini sudah pertengahan Januari saja (keitika saya menulis ini). Rasanya kok Tahun Baru baru kemarin, dan sepertinya kita semua sekarang mulai kembali ke “kehidupan normal”. Hari ini, sharingnya santai aja karena kan sudah mulai sibuk ya. 😁 Jadi, saya suka menonton Chicken Shop Date dengan Amelia Dimoldenberg di YouTube. I enjoy it so…
-
Panduan Sederhana untuk Intensi Tahun Baru

Saat ini kita memasuki tahun 2025, saya mulai berpikir bagaimana saya bisa membuat visi yang sederhana namun bermakna untuk tahun mendatang (yes, belum terlambat loh!). Jika kamu mencari pendekatan yang tidak terlalu rumit untuk menetapkan tujuan tahun baru, langkah-langkah sederhana ini mungkin bisa membantu. Step 1 – Gratitude 🙏🏽 Luangkan waktu untuk menuliskan semua hal…
-
Istirahat dan Rayakan

Saya senang menjadi seorang Coach. Bahagia sekali rasanya melihat perjalanan mengenal diri dan transformasi client di depan mata saya. Di sebuah sesi coaching baru-baru ini dengan seorang sahabat ada cerita menarik. Saat itu ia merasa kewalahan dan lelah karena sesuatu yang telah ia fokuskan selama beberapa tahun terakhir tidak memberikan hasil yang diinginkannya. Dia mengatakan…
-
Kamu Selalu Punya Pilihan

Saya sering mendengar klien saya berkata, “Saya tidak punya pilihan.” atau “tidak ada jalan keluar”. Ini kata-kata yang menunjukkan perasaan terjebak atau tidak berdaya. Dan jujur, terkadang saya juga merasakannya. Namun kenyataannya, kita selalu punya pilihan (bener deh!). Ketika kita merasa buntu, seringkali hal ini disebabkan oleh satu atau dua hal berikut: Setiap pilihan memiliki…
-
Sains Dibalik Manifestasi

Sebagai seorang personal growth nerd, saya menyukai semua tentang dunianya. Saya tidak hanya menyukai aspek psikologi dari pengembangan pribadi namun juga aspek spirtualitasnya, termasuk semua ya “woo woo” dari mulai manifesting, law of attraction, energy work, mindfulness dan lainnya. ✨ The thing is I also love science! Saya percaya spiritualitas dan sains tidak terpisahkan. Apapun bisa di…
-
Observasi diri vs Refleksi diri

Jadi, minggu lalu adalah minggu ulang tahun saya – tepatnya tanggal 15 Oktober! 🥳 Dulu, rasanya saya punya banyak insecurity dan existensial crisis setiap kali ulang tahun saya datang. Saya merasa ulang tahun seperti pengingat terus-menerus tentang apa yang saya belum capai dalam hidup. Tapi.. ulang tahun ini terasa berbeda, kok rasanya tidak seberat dulu.…
-
Satu Aturan Produktivitas

Kita semua ingin menjadi produktif. Saya pribadi suka menjadi produktif! Saya percaya produktivitas bukan hanya tentang bekerja secara efisien; tetapi juga tentang merasa happy dengan diri sendiri dan pencapaian kamu. Tidak ada satu metode yang cocok untuk semua orang, namun menemukan strategi yang tepat dapat meningkatkan produktivitas dan well-being kamu secara signifikan. Terkadang, kita perlu…
-
Keputusan tidak mengenakkan

Ada banyak sekali keputusan yang kita buat setiap hari. Beberapa keputusan kelihatnya tidak penting, sementara yang lain dapat berdampak besar pada kehidupan kita. Saya memikirkan beberapa keputusan ‘gila’ yang saya buat selama satu dekade terakhir – besar dan kecil. Tapi semua ada hikmahnya. Semua keputusan yang saya ingat adalah keputusan yang “tidak mengenakkan:”. Keputusan tersebut…
-
Tidak ada kata terlambat

Salah satu pertanyaan yang paling sering saya dengar dari klien saya adalah: “Bagaimana jika sudah terlambat untuk memulai sesuatu yang baru?, saya terlalu tua untuk ini”, atau “Bagaimana cara memulainya?”. Kebanyakan khawatir mereka telah melewatkan satu-satunya kesempatan atau hidup telah berlalu begitu saja. Saya biasanya challenge pemikiran mereka. Bagaimana jika BELUM terlambat? “Bagaimana kamu bisa yakin…